Rabu, 28 Desember 2011

Lagu Anak-anak Karya Kak Zepe Bisa Didapatkan Gratis!





Salam Cinta Lagu Anak….
Dalam rangka hari Pendidikan Nasional (meski sudah berlalu)… Kak Zepe Pengen bagi-bagi lagu anak neh… Berikut adalah judul-judul lagu anak yang akan di bagikan…
Berikut adalah judul-judul lagu yang akan saya kirimkan:
1. AKU BISA BACA – Lagu media belajar membaca
2. HOME SWEET HOME – Lagu Parenting tentang arti Kasih Sayang di dalam sebuah keluarga
3. GIGI SEHAT – Lagu yang mengajarkan anak-anak agar selalu ingat makna menjaga kesehatan / kesehatan gigi dan kapan mereka harus menyikat gigi.
4. DAYS SONG – Lagu Anak sebagai media pembelajaran bahasa Inggris dengan tema NAMA HARI dalam bahasa Inggris.
5. BUAT LINGKARAN – Lagu Anak sebagai media permaian out door atau di luar ruangan, sekaligus bisa dipakai sebagai media pembelajaran berhitung dan pengenalan angka.
6. BIG BIG BIG – lagu anak dalam bahasa Inggris, bisa dipakai sebagai media pembelajaran bahasa Inggris materi KATA SIFAT (Adjective) dan TO BE (is dan are)
7. GOOD BYE – Lagu Anak yang bisa dipakai untuk mengakhiri kelas dan sebagai media pelajaran bahasa Inggris mater GREETING
8. METAMORFOSA KUPU-KUPU – Lagu anak yang bisa dipakai sebagai media pengajaran pengenalan binatang khusunya kupu-kupu dan metamorfosa.
9. SELAMAT PAGI – Lagu Anak yang bisa dipakai sebagai pembukaan pada saat pelajaran hendak dimulai (di awal kelas / opening).
10. JADILAH SAHABAT – Lagu anak tentang PERSAHABATAN yang bisa dipakai sebagai media pendidikan MORAL.
Lagu – lagu di atas, dibagikan khusus buat yang peduli sama lagu2anak… So… Kalau anda seris peduli dengan lagu anak-anak yang EDUKATIF, INSPIRATIF, dan MOTIVATIF… Silakan liat info lengkapnya di SINI
Terima Kasih…
Kak Zepe












Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Membuka PAUD di Rumah? Kenapa Tidak? Tips Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak, Dunia Anak, Gedung Sekolah PAUD dan TK)


Membuka PAUD di Rumah? Kenapa Tidak? 
 Tips Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak, Dunia Anak,  Gedung  Sekolah PAUD dan TK)



Seorang pendidik anak usia dini, Hamydah Indah Asman, sempat ragu dengan PAUD yang didirikannya. Beliau adalah seorang bunda yang mencoba membuka “lahan ilmu” di rumahnya sendiri yang tidak terlalu besar. Beliau pada awalnya tidak terlalu yakin bila PAUD yang didirikannya akan menjadi PAUD yang bagus dan maju. Di sisi lain, seorang pendidik anak usia dini dan aktivis Rumah Moral (komunitas pendidikan yang didirikan oleh Bunda Melly Kiong) yang bernama Bunda Valent berpendapat,” “Pendidikan dapat dilakukan dimana saja bunda....mau dibawah pohon, dipinggir jalan besar, dipinggir pantai atau di rumah sendiri..... yang terpenting bagaimana kita sebagai pendidik tentunya dapat menguasai semua area, tugas perkembangan anak dan lain-lain....”

Manfaat Origami - Linda Marlina S.Si (Seminar Workshop Origami Indonesia Untuk TK / Taman Kanak2 dan PAUD / Pendidikan Anak Usia Dini)




Manfaat Origami
Oleh : Linda Marlina, S.Si

Ayah, Bunda dan Ananda sekalian “Origami” kata ini tentu saja telah familiar di antara kita, apa sih origami?
Origami adalah seni melipat kertas. Sementara di USA terkenal dengan paper folding dan di Spanyol dikenal dengan Papiroflexia. Kata Origami sendiri diambil dari bahasa Jepang , yaitu "Ori" yang berartimelipat dan gami diambil dari kata benda "Kami" yang berarti kertas. Namun, hal ini bukan berarti origami diciptakan di Jepang. Origami pertama ditemukan di Cina perkiraan abad pertama atau kedua dan kemudian menyebar ke Jepang sekitar abad keenam. Di Jepang origami berkembang secara pesat dan menjadi kebudayaan, bahkan setiap aspek kehidupan orang Jepang selalu mengaitkan dengan origami. Mulai dari kehidupan sehari-hari hingga perayaan keagamaan mereka, hal ini membuat seni melipat kertas di dunia lebih dikenal dengan nama ORIGAMI.

CALISTUNG (MemBaca , Menulis, Berhitung) Di TK dan PAUD? Perlu? (Artikel Pendidikan Kreatif Untuk Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak)


CALISTUNG (MemBaca ,  Menulis, Berhitung)  Di TK dan  PAUD?  Perlu?
 (Artikel Pendidikan Kreatif Untuk Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak)


Materi seperti judul artikel ini sering menjadi sebuah perdebatan yang seru. Karena banyak sekali faktor yang membuat masalah ini menjadi sebuah dilemma. Benarkah Calistung (Membaca, Menulis, Berhitung) penting untuk diajarkan di tingkat pendidikan setaraf TK dan PAUD?

Orang tua mana yang tidak bangga bila anaknya bisa menari dengan baik dan dikagumi oleh banyak orang karena talenta yang dia miliki? Begitu juga dengan kemampuan anak dalam membaca, menulis, dan berhitung. Tidak ada orang tua yang tidak bangga bila anak pintar dan cerdas dalam membaca, menulis, dan berhitung. Dan guru mana yang tidak senang saat dipuji oleh orang tua anak didiknya, khususnya disaat anak-anak didiknya bisa membaca, menulis, dan berhitung.

Ditengah “keberhasilan” para pendidik anak dalam mengajarkan pelajaran membaca, menulis, dan berhitung kepada siswanya, saya akan memberikan sebuah pengalaman dari seorang bunda yang memiliki  seorang putra. BUnda ini bernama Novita Ang. Bunda Novita Ang menyadari akan kelemahan motorik yang dialami oleh buah hatinya. Di saat siswa lain berhasil mengikuti pelajaran membaca, menulis, dan berhitung, bunda ini justru sering mendapat keluhan dari seorang guru. Sang guru menceritakan betapa lemahnya buah hatinya ini dalam menerima materi pelajaran membaca, menulis dan berhitung. Sang Bunda sempat mengalami perdebatan dengan para pengajar PAUD. Puncaknya kekecewaan sang bunda adalah ketika seorang guru mengatakan,”Sampai kapan anak ibu seperti ini?” Ketidakbijaksanaan sang guru membuat sang bunda harus mengeluarkan buah hatinya pada akhir semester I. Kemudian Sang bunda memindahkan buah hatinya ke sekolah lain. Di sekolah yang baru, sang bunda bisa merasakan perkembangan anaknya yang terlihat lebih fun dan ceria. Kemampuan motorik halus dan bahasa sang buah hati lebih berkembang. Namun ada satu ganjalan di dalam hatinya. Yaitu pada saat sang anak menerima materi pelajaran berhitung dengan materi soal,

” 7 + …. = 15.” Bunda ini lebih setuju kalau di tahap pendidikan anak usia dini lebih dipentingkan pembelajaran kelompok yangg lebih diarahkan pada budi pekerti, seni, kemampuan fisik/motorik, berbahasa dan kognitif sederhana seperti pengenalan warna, mengelompokkan benda menurut bentuk, ukuran dan jenis, mengenalkan aneka buah sayur, alat transportasi dan sebagainya. Alangkah baiknya jika masa kanak-kanak mereka dilalui dengan fun, dengan membiarkan mereka bermain...bermain...dan bermain karena dng bermain pun mereka juga belajar. Belajar mengenal teman, lingkungan, melatih keberanian, kemandirian serta kepedulian. Karena mengasah kemampuan sosialisasi anak seperti yang disebutkan diatas lebih sulit daripada mengasah kemampuan akademik anak.


Bagaimana dengan anda? Apakah anda sepakat dengan pendapat dari Bunda Novita Ang? Atau punya pendapat lain?

Kalau menurut pendapat saya pribadi, apa pun materinya bukanlah masalah. Mau materi membaca, menulis, berhitung , kimia, fisika, biologi, semua tidak masalah. Yang terpenting di sini adalah cara penyampaian. Jangan sampai anak didik merasa dipaksa untuk bisa mengikuti materi pelajaran yang kita berikan. Kita juga jangan membandingkan antara siswa yang cerdas dengan siswa yang masih butuh belajar.

Berbicara tentang cara penyampaian, kehadiran sebuah media pembelajaran sangat diperlukan. Sebagai seorang pencipta lagu, saya sudah menciptakan sebuah lagu tentang belajar membaca dan berhitung. Kita mungkin juga pernah mendengar tentang flascard (media pembelajaran dengan sebuah kartu). Sekarang juga banyak muncul pendongeng-pendongeng professional yang bisa “digunakan” sebagai sarana pengajaran. Permainan edukatif pun semakin beragam dan bervariasi. Kehadiran e-book(buku internet) atau software komputer yang ditujukan pada anak usia dini pun semakin bermunculan. Tidak lupa, bukankah Negara kita juga mempunyai banyak permainan tradisional yang edukatif? Jadi marilah kita mulai dari diri kita sendiri untuk bisa memanfaatkan media pembelajaran buat anak sesuai dengan perkembangan jaman. Mari kita mejadi guru yang kreatif dalam menciptakan sesuatu dan membuat terobosan baru demi kebaikan anak-anak bangsa. Tidak perlu terlalu lama menunggu instruksi dari “atas”, karena beliau-beliau yang di “atas” pun selalu mengamati yang berada di bawah dan perkembangannya. Kreatiflah dalam membangun ciri khas, sehingga dari ciri khas itu nantinya akan menjadi cahaya terang dan penuntun bagi sesamanya.


Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Forum Komunikasi TK dan PAUD (Sarana bersilaturahmi Para Pendidik Anak-anak Bangsa)

Forum Komunikasi TK dan PAUD
 (Sarana bersilaturahmi Para Pendidik Anak-anak Bangsa)


Beberapa bulan yang lalu, saya mendapatkan kabar dari salah seorang temen saya yang mengajar di sebuah PAUD, bila beberapa lagu2anak ciptaan saya sering dipakai di PAUD tempat beliau mengajar. Saya senang sekali mendengarnya. Saya juga mendengar dari teman saya itu, kalau lagu-lagu anak ciptaan saya juga sering dipakai di beberapa PAUD yang diajar oleh teman-teman dari sahabat saya tersebut. Saya  tidak menyangka bila usaha saya untuk mengembangkan lagu-lagu anak di tanah air tidaklah sia-sia. Meski  secara materi saya bisa dibilang belum mendapatkan apa-apa dari lagu-lagu anak yang saya ciptakan, namun hati saya sangat bersuka cita karena bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi anak-anak bangsa.

Dana Bantuan Dari Diknas? Adakah? (Informasi PAUD / Pendidikan Anak Usia Dini Seputar Dana Insentif Diknas / Pemerintah)


Dana Bantuan Dari Diknas? Adakah?
 (Informasi PAUD / Pendidikan Anak Usia Dini Seputar Dana Insentif Diknas / Pemerintah)




“Kepala seksi PAUD Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Euis Widyaningrum mengatakan dana insentif yang diberikan kepada tutor atau yang lebih dikenal sebagai pendidik sebesar Rp 150 ribu perbulannya. Dimana dana tersebut bisa diambil per triwulan. “Dana itu dikirim langsung kerekening masing-masing pendidik,” ungkapnya.

Adapun dana insentif tersebut menurutnya, di anggarkan melalui APBD Kota Tangerang sebesar Rp 758 juta, yang nantinya akan diberikan terhadap para pendidik. “Untuk saat ini saja pendidik yang terdaftar sebanyak 847 yang terdiri dari 191 lembaga PAUD di seluruh Kota Tangerang,” katanya.” (pwitangerang.wordpress.com)

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah sesuatu yang baru di negara kita. Banyak sekali pertanyaan ini dan itu, seputar lembaga pendidikan untuk anak pra-TK tersebut. Kali ini saya ingin membahas seputar dana bantuan yang bisa didapatkan bagi para pendidik PAUD yang berasal dari Diknas. Kehadiran dana bantuan dari Diknas adalah angin segar bagi para pendidik anak bangsa ini, terutama bagi pendidik yang berada di daerah kurang mampu, atau berkarya di sekolah yang “sederhana”.

Untuk mendapatkan dana tersebut, kita cukup mendaftarkan sekolah kita ke HIMPAUD terdekat. Biasanya petugas akan meminta data-data seputar sekolah, termasuk laporan rutin daftar hadir siswa dan tutor. Sehingga nantinya kita akan mendapat NUPTK. Intinya… Kalau PAUD anda ingin mendapatkan dana bantuan, silakan bergabung dengan HIMPAUD terdekat, dan ikuti peraturan yang ada, supaya PAUD anda akan terdaftar di Dinknas. Kalau PAUD anda belum terdaftar di HIMPAUD terdekat, segera daftarkan PAUD anda ya… Salam cinta lagu2anak

Sumber: Informasi di dalam artikel ini saya rangkumkan dari sebuah diskusi di FORUM TK dan PAUD. Bila ada kritikan, saran, dan tambahan, silakan tulis pada bagian komentar.



Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Melatih Anak Menulis dan Menggambar (Tips Pendidikan Kretaif, Tips Melukis, Metode Pengajaran Anak, Cara Melatih Anak, Langkah Anak Nulis,TK dan PAUD)


Melatih Anak Menulis dan Menggambar 
(Tips Pendidikan Kretaif, Tips Melukis, Metode Pengajaran Anak, Cara Melatih Anak, Langkah Anak Nulis,TK dan PAUD)


Mengajar anak-anak menulis dan menggambar itu gampang-gampang susah. Akan menjadi susah bila kita tidak tahu prosesnya. Kemampuan motorik anak-anak, tentu saja tidaklah sama dengan orang dewasa. Sebelum mereka diberikan pelajaran menulis atau menggambar, akan lebih baik bila mereka dilatih kemampuan motoriknya.

Mau Buka PAUD? Gampang.... (Tips Mendirikan PAUD, Cara Membuka Pendidikan Anak Usia Dini, Logo PAUD, Pendirian & Ijin PAUD, Mendidik Mengajar Anak)


Mau Buka PAUD? Gampang.... 
 (Tips Mendirikan PAUD, Cara Membuka Pendidikan Anak Usia Dini, Logo PAUD, Pendirian & Ijin PAUD, Mendidik Mengajar Anak)



Beberapa Bunda yang rindu untuk membuka PAUD bertanya di sebuah FORUM TK dan PAUD, tentang bagaimana cara membuka PAUD. Sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk membuka sebuah PAUD, karena modal utama dari membuka sebuah PAUD (Pendididkan Anak Usia Dini) adalah sebuah semangat mengajar dan mencintai anak-anak. Bila semangat itu kita miliki, langkah selanjutnya akan lebih mudah. Dari FORUM TK dan PAUD, saya mendapatkan banyak informasi tentang cara membuka PAUD, diantaranya:

Guru TK dan PAUD Harus Kreatif, Kenapa? (Artikel Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak, Oleh kak Zepe, Pencpta Lagu Anak-anak)


Guru TK dan PAUD Harus Kreatif, Kenapa? 
(Artikel Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak, Oleh kak Zepe, Pencpta Lagu Anak-anak)



Bulan Juni adalah bulan-bulan terakhir untuk tahun ajaran. Di bulan-bulan antara Mei sampai Juli, biasanya banyak sekali lowongan buat TK dan PAUD, khususnya lowongan buat guru atau pendidik PAUD. Hmm… Sebagai kepala sekolah atau pengelola PAUD, tentu anda punya tips-tips tersendiri dalam memilih calon guru bagi anak-anak didiknya. Apa saja ya? Selain persyaratan secara akademis dan pengalaman, ada salah satu syarat yang tidak tertulis, namun harus dimiliki oleh setiap pendidik atau guru TK dan PAUD. Seorang guru TK dan PAUD harus kreatif. Kenapa?

Lirik Lagu Anak PAUD dan TK Jadul / jaman Dulu (Yang Biasa dan Populer Digunakan Sbg Media Pengajaran Di Kelas - Tematik / Berdasar Tema)


Lirik Lagu Anak PAUD dan TK Jadul / jaman Dulu 
(Yang Biasa dan Populer Digunakan Sbg Media Pengajaran Di Kelas - Tematik / Berdasar Tema)




Lagu-lagu berikut ini adalah lagu anak jaman dahulu, dan populer, serta biasa digunakan sebagai media pengajaran secara tematik di kelas atau sekolah setaraf Taman Kanak-kanan dan Pendidikan Anak Usia Dini (Play group, taman bermain, dll)

Manfaat Gerak dan Lagu Untuk Anak-Anak (artikel untuk anak-anak, Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak, Oleh Kak Zepe Lagu Anak)


Manfaat Gerak dan Lagu Untuk Anak-Anak 
(artikel untuk anak-anak, Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-kanak, Oleh Kak Zepe Lagu Anak)






Manfaat Gerak dan Lagu Untuk Anak-Anak
Gerak dan lagu adalah sarana yang menyenangkan bagi anak-anak untuk berolahraga atau bersenam. Karena dengan gerak dan lagu, anak-anak bisa bergerak sambil mendengarkan musik. Ini berarti bahwa anak-anak bisa merasakan keceriaan, sambil menggerakkan tubuh mereka atau berolaraga atau bersenam. Hal ini tentu akan bermanfaat bagi anak secara jasmani dan rohani. Tubuh anak jadi sehat, dan jiwa mereka pun merasakan suka cita.

10 Kiat Menjadi GURU KREATIF (tips pendidikan, cara mengajar menyenangkan, metode pengajaran, fun and creative learning, untuk TK dan PAUD)


10 Kiat Menjadi GURU KREATIF
 (tips pendidikan, cara mengajar menyenangkan, metode pengajaran, fun and creative learning,  untuk TK dan PAUD)





Ciri-ciri  guru kreatif:

1. Berpikir inovatif
Jiwa yang kreatif terlahir dari sebuah pemikiran guru yang selalu ingin berinovasi sehingga selalu bervariasi dalam memberikan materi pelajaran kepada anak didiknya.

2. Percaya diri
Tentu saja sifat percaya diri dan selalu ingin berkembang ada pada diri guru yang kreatif. Tidak mudah memang menjadi seorang guru yang kreatif, karena apa pun karya yang dia ciptakan harus kembali kepada anak didiknya. Keberhasilan seorang guru yang kreatif terletak pada kepuasan siswa setelah menerima materi pelajaran yang diberikan. Kalau pun anak didik merasa tidak suka atau tidak puas, guru yang kreatif seharusnya peka dalam hal ini. Langkah selanjutnya, dia akan mencoba mencari metode mengajar yang lain. Metode pengajaran yang sesuai dengan selera dan kemampuan anak didiknya. Tapi bagi saya, masalah siswa puas atau senang dengan metode pelajaran yang kita berikan adalah urusan belakangan. Yang terpenting adalah sikap pantang menyerah untuk selalu memberikan yang terbaik kepada anak-anak didiknya. Karena apa pun metode pengajaran yang diberikan, bila bervariasi, maka siswa pasti tidak akan bosan.

3. Tidak gaptek
Gaptek (gagap teknologi) bisa menjadi penghambat seorang guru untuk menjadi kreatif. Guru yang kreatif harus peka terhadap perkembangan jaman. Dia bisa mengkombinasikan sesuatu yang bersifat “kuno” atau “jadul” menjadi sesuatu yang menarik. Bagaimana bisa menjadi menarik? Karena dia bisa menggabungkan  sesuatu yang “jadul” dengan sesuatu yang modern. Misalnya, memvariasikan permaianan tradisional dengan permainan modern.

4. Materi Pelajaran yang Diberikan Menjadi Mudah Dimengerti
Tidaklah mudah mentransfer ilmu dari seorang guru menuju ke anak didiknya. Namun itulah tantangan yang biasanya dihadapi oleh seorang guru. Namun seorang guru yang kreatif akan selalu mencoba berbagai cara agar anak didiknya mudah memahami materi pelajaran yang diberikan.

5. Terus Belajar dan Belajar
Tidak ada kata puas bagi seorang guru yang kreatif. Bukan tidak ada kata puas yang negative. Namun kata “tidak puas” bagi seorang guru yang kreatif adalah suatu semangat untuk terus mengembangkan diri demi kebaikan diri sendiri, anak didik, dan sekolah.

6. Cerdas Dalam Menemukan Talenta Anak Didiknya Karena tingkat kepekaan kepada anak didiknya yang tinggi, maka seorang guru yang kreatif biasanya mengenal kemampuan setiap anak didiknya. Kemampuan anak didiknya adalah bisa berupa bakat atau talenta. Dengan kepekaan yang dia miliki, seorang guru yang kreatif akan berusaha untuk memanfaatkan dan mengembangkan talenta yang dimiliki oleh anak didiknya, misalnya dengan memberikan kesempatan anak didiknya untuk tampil di acara-acara sekolah. 


7. Kooperatif Guru yang kreatif menyadari akan kelemahannya juga sebagai manusia. Itulah kenapa seorang guru yang kreatif berusaha untuk bisa belajar dari orang lain. Dengan kata lain, guru yang kreatif harus bisa bekerjasam dengan sesama guru, anak didik, kepala sekolah, dan pihak-pihak yang berada di lingkungan sekolah. Hal ini juga berguna untuk menyatukan misi dan visi diri dengan misi dan visi sekolah dan mengurangi kesalahpahaman dan permasalahan yang mungkin terjadi. 


8. Pandai Memanfaatkan “Apa yang Ada” Biasanya seorang guru yang kreatif pandai memanfaatkan apa yang ada di dalam sekolah. Kertas bekas pun bisa berubah menjadi sarana belajar yang menarik, karena disampaikan dengan cara mengajar yang menarik pula. 


9. Bisa menerima Kritik Sebuah kritik bukanlah sesuatu yang “menyaikitkan” bagi seorang guru yang kreatif. Justru disitulah seorang guru yang kreatif bisa belajar dari kekuranganya dan kesalahannya. Dia akan berpikir bagaimana caranya agar kekurangannya bisa diminimalkan atau bahkan menjadi sebuah kelebihan, dan tidak mengulang kesalahan yang sama. Hal ini tentunya juga akan bermanfaat bagi perkembangan diri guru kreatif. 


10. Mengajar Dengan Cara Menyenangkan Seorang guru yang kreatif tidak ingin anak didiknya merasa bosan dan tertekan pada saat dia memberikan sebuah materi pelajaran kepada anak didiknya. Maka dia akan selalu mencari cara agar anak didiknya merasa nyaman dengan cara mengajar yang dia berikan. 
Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Gasing, Permainan Anak Tradisional Di Era Modern (Tips Pendidikan Kratif Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak / TK)


Gasing, Permainan Anak Tradisional Di  Era  Modern

Tahukah anda permainan gasing? Ternyata permainan ini masih menjadi favorit bagi anak-anak jaman sekarang lho… Kok bisa ya? Sebelum berbicara lebih jauh, saya akan memperkenalkan permainan ini atau sekedar mereview kembali seluk beluk permainan gasing ini kepada anda.

Permaian yang biasa dimainkan oleh anak-anak jaman dahulu, termasuk saya, dimana anak-anak bisa memutar sebuah tabung yang runcing pada bagian bawahnya, kemudian diputar dengan seutas tali. Untuk lebih lengkapnya, saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang permainan ini, yang bersumber di kumpulan.info. Gasing menggunakan mainan yang terbuat dari kayu berbentuk kerucut dan tali.

Melatih Emosi Anak Dengan Gambar (Agar Anak Terlihat Ceria dan memiliki Wajah "Smiley") Tips Parenting / Menasihati Anak / Tips Keluarga




Memiliki buah hati yang ceria, wajah yang mempesona, dan senyum yang manis tentu menjadi dambaan setiap orang tua kepada anaknya. Dan tentu saja anda tidak ingin buah hati anda selalu terlihat cemberut dan muram kan? Saya ada punya sebuah tips yang bisa membuat buah hati anda selalu terlihat ceria.

Menasihati dan Memperlakukan Anak Keras Kepala (Tips Parenting, Menasihati Anak dalam Keluarga, Pendidikan Anak, Mengajar Anak Usia Dini)


Menasihati dan Memperlakukan Anak Keras Kepala
 (Tips Parenting, Menasihati Anak dalam Keluarga, Pendidikan Anak, Mengajar Anak Usia Dini)


Beberapa orang tua mengeluh tentang sifat anaknya yang keras kepala. Mereka bingung bagaimana cara menasihati mereka. Bila dilarang untuk melakukan sesuatu mereka akan mengamuk, atau bahkan melawan. Saya akan memberikan beberapa tips untuk menasihati anak yang keras kepala.

Tips Mengajarkan Lagu-lagu Anak Untuk Pendidikan (Tips Pendidikan Kreatif Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak)


Tips Mengajarkan Lagu-lagu Anak Di Sekolah

Pembelajaran lewat lagu memang sangat diminati anak-anak. Anda bisa membayangkan pada saat anak-anak sedang terlihat malas, lalu anda mengajak mereka untuk bernyanyi, tentu mereka akan mendapatkan semangatnya kembali. Kedudukan lagu di dunia pendidikan, tidak hanya sebatas perlu saja, tapi memang sangat penting. Karena ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh anak didik kita pada saat mereka menyanyikan lagu.

Lagu Tradisional Anak Berbahasa Jawa Dalam Dunia Pendidikan (Lagu Dolanan), Yang Mendidik dan Fun! By Kak Zepe

Lagu Tradisional Anak Berbahasa Jawa 
Dalam Dunia Pendidikan 
 (Lagu Dolanan), Yang Mendidik dan Fun! By Kak Zepe



Pada  zaman saya  masih  duduk  di bangku TK,  lagu  anak-anak  tradisional, yang terkenal dengan tembang  dolanan, masih  sering dinyanyikan di sekolah. Tidak  hanya pada  masa TK  malah, saat   saya  duduk  di  bangku SD  pun kadang   masih  suka  diajarkan oleh  Bapak dan  Ibu  guru. Lagu-lagu  tersebut  tidak  hanya  lucu,  namun juga mendidik.


Contoihnya adalah  lagu  "Ilir-ilir",  Menurut  kepercayaan orang  Jawa,  lagu ini  diciptakan oleh  Sunan  Bonang. Di  dalam  lagu  ini  terdapat  makna  falsafah  hidup  dan agama  yang  begitu mendalam.

begini  liriknya:

Cara Sehat Mencerdaskan Anak (Metode Mengasuh / Mendidik Anak Biar Pandai dan Pintar)


Cara Sehat Mencerdaskan Anak
Memiliki anak yang cerdas tentu merupakan sebuah hal yang membanggakan bagi kita, orang tua. Banyak orang tua menggunakan berbagai cara agar buah hatinya menjadi anak yang cerdas. Orang tua juga lebih sering menilai kecerdasan anak dari nilai yang tertulis di raport. Maka banyak orang tua yang mengikutkan anak dengan berbagai macam bimbingan belajar agar anak bisa mendapatkan nilai yang baik pada berbagai mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Cara tersebut memang tidak salah, namuan bila anak terlalu banyak dibebani oleh berbagai macam bimbingan belajar tentu bisa membuat anak menjadi stress atau menjadi malas kalau belajar di sekolah.


Saya akan memberikan beberapa cara yang sehat agar anak bisa tumbuh menjadi anak yang cerdas. Cara-cara tersebut antara lain:


1. Memberikan anak permainan edukatif
Permainan yang edukatif biasanya akan mengajak anak untuk berpikir. Permainan-permaian ini bisa ditemukan pada permainan yang edukatif, misalnya teka-teki silang, puzzle, catur, dan masih banyak lagi. Bahkan sekarang kita bisa menemukan banyak permainan yang bisa dimainkan dengan media computer dan bisa didapatkan di toko-toko software computer atau toko-toko buku. Permainan-permainan tersebut bisa melatih anak dalam hal “problem solving” dan meningkatkan daya kreativitas anak.

2. Bermain musik dan Bernyanyi
Selain menyenangkan untuk dilakukan, bermain musik juga sangat bermanfaat bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Pertumbuhan seorang anak tidak hanya pertumbuhan yang terlihat dari luar saja (pertumbuhan fisik/tubuh), namun juga pertumbuhan organ-organ tubuh bagian dalam. Salah satu dari bagian tubuh bagian dalam adalah otak, terutama otak kanan. Saat bermain musik, otak kanan bekerja lebih aktif disbanding otak kiri. Seperti otot-otot kita bila digunakan untuk mengangkat beban berat, maka lama-lama otot-otot kita tersebut akan tumbuh membesar. Demikian juga dengan otak kita, apalagi otak seorang anak. Dengan memperkerjakan otak kanan saat bermain music, maka anak secara tidak langsung akan menumbuhkan volume dan kekuatan otak kanannya.

3. Gizi yang baik sejak bayi
Empat sehat lima sempurna adalah gizi yang baik buat buah hati kita. Sayur-sayuran, buah-buahan, lauk ikan, daging, nasi, dan ASI adalah makanan yang wajib diberikan pada sang buah hati. Menurut penelitian, anak yang sejak bayi sudah diberikan ASI akan lebih cerdas bila dibandingkan dengan anak yang mengonsumsi susu kaleng (susu instant). Maka ASI sangatlah penting sebagai penunjang pertumbuhan bayi (terutama otak), selain karena kelamiannya ASI juga tidak mengandung zat-zat kimia yang ada di dalam susu instant.

4. Membiasakan berolahraga
Kegiatan olah raga tidak hanya penting bagi orang dewasa, namun juga anak-anak. Setelah kita berolahraga, kita bisa merasakan kesegaran pada tubuh kita. Itulah mengapa olahraga sangat penting buat anak-anak. Selain menjadi sarana mendapatkan kebugaran tubuh, olah raga juga bisa menjadi sarana hiburan buat sang buah hati. Marilah kita ajak buah hati kita untuk berolahraga sesuai dengan bakat dan minat anak. Siapa tahu buah hati kita akan menjadi olahragawan professional.

5. Mencegah konsumsi makanan siap saji dan makanan bervetsin
Makanan siap saji, seperti KFC, MacD, dan lain-lain serta makanan bervetsin, wajib dihindari, terutama pada saat buah hati kita menginjak usia satu sampai dua tahun. Gantilah dengan makanan yang alami dan bergizi tinggi.

7. Budayakan membaca
Membaca adalah cara klasik yang bisa kita pakai dalam mendidik anak. Agar buah hati kita menjadi anak yang gemar membaca, kita sebagai orang tua harus bisa memberikan stimulasi agar anak gemar membaca. Misalnya dengan cara mendongengkan anak, membuatkan perpustakaan di rumah, membaca buku bersama anak, sering mengajak anak pergi ke perpustakaan atau toko buku, dan masih banyak cara yang lain. Dengan gemar membaca maka kecerdasan kognitif anak pun akan berkembang dengan baik.

8. Sosialisasi
Selain dari buku, dari diri kita sebagai orang tua, dan dari berbagai media yang bisa kita gunakan, pengetahuan anak juga bisa didapatkan dari orang lain. Itulah arti penting dari bersosialisasi. Dengan bersosialisasi maka anak pun akan semakin banyak mendapatkan teman. Semakin banyak orang atau anak yang dia kenal, maka anak pun akan semakin banyak mendapatkan pengetahuan dari berbagi macam orang. Selain itu, bila anak memiliki ketrampilan bersosialisasi yang baik, maka anak pun akan semakin tumbuh menjadi anak yang percaya diri. Percaya diri adalah salah satu kunci kesuksesan.




Silakan Mempublikasikan Karya-karya Saya dengan mencantumkan:
Karya Kak Zepe, lagu2anak.blogspot.com

Manfaat peraturan Bagi Anak (Tips Mengasuh Anak / Metode Mendidik Anak / Parenting Tips )


Manfaat peraturan Bagi Anak




Sebagian dari orang tua, telah membuat peraturan bagi si kecil. Peraturan akan memudahkan kita dalam mendidik anak. Sebenarnya, apa saja manfaat yang bisa dipetik dari peraturan bagi si kecil ini?


Menggali Potensi dan Bakat Melalui Sidik Jari oleh JJE (Jalan Jalan Edukasi)





Menggali potensi dan bakat
melalui test sidik jari


Fingerprint analysis adalah analisa terhadap struktur sidik jari yang terdiri dari garis-garis yang dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian. Garis-garis pada sidik jari membentuk suatu pola yang disebut pola sidik jari. Pembentukan pola sidik jari ini dipengaruhi oleh kerja sistem syaraf (neuron) ke bagian otak. Dalam pola-pola sidik jari yang bersifat permanen ini, terekam kerja sistem neuron fungsi-fungsi bagian otak, dan kaitannya dengan dominasi Brain Hemisphere, Cerebral Lobes, dan Triune Brain. Finger print analysis adalah proses pengidentifikasian, pengklasifikasian dan penghitungan garis-garis epidermal yang akan diperoleh informasi pengenalan diri mengenai :

Selasa, 27 Desember 2011

Kebiasaan Yang Harus Dihindari Anak-anak (Hal-hal yang dilarang dilakukan oleh anak-anak)


Kebiasaan Yang Harus Dihindari Anak-anak
1.
Minum minuman bersoda
Minuman bersoda memang sangat nikmat dan menyegarkan. Anak-anak tentu akan menyukai minuman jenis ini. Namun ternyata minuman jenis ini sangat berbahaya bagi anak-anak. Mungkin beberapa dari kita sudah tahu bila minuman berkafein sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh anak-anak. Nah… Minuman bersoda ini biasanya mengandung kafein. Dan bila anak-anak mengonsumsi dalam jumlah yang tinggi maka akan menyebabkan gangguan pada tidur, anak menjadi cenderung hiper aktif, dan tentu saja sangat mengganggu kegiatan belajar anak. Dan efek selanjutnya adalah penurunan prestasi belajar anak.

Manfaat Pendidikan Parenting Buat Guru (Tips Keluarga, Metode Mendidik Anak, metode Menasihati Anak, Cara Mendidik Anak-anak, Parenting Tips)


Manfaat Pendidikan Parenting Buat Guru



Ada seorang ayah bingung terhadap perilaku anaknya. Anaknya suka sekali membuat ulah di sekolah tempat dia belajar. Banyak guru yang melaporkan kepada sang ayah tentang perilaku buruk sang anak. Kasus-kasusnya hampir sama, misalnya ngisengin teman sekelas, membuat gaduh waktu pelajaran, makan di kelas, dan lain-lain. Padahal sang ayah berprofesi sebagai seorang pembicara di dalam beberapa acara-acara pendidikan.

Sang ayah merasa malu dengan beberapa laporan tersebut. Sang ayah mencoba mencari solusi yang terbaik untuk menyembuhkan anaknya, misalnya dengan mamberikan terapi, menyekolahkan di sekolah khusus, dan lain-lain. Namun segala dan upaya yang dia lakuakan ternyata tidak menuai hasil yang berarti. Dan suatu hari, dia bertemu dengan seorang ahli parenting.Dia menceritakan segala permasalahan keluarganya kepada ahli parenting tersebut. Pada awal sharin



Baca selengkapnya di SINI

Nada Bicara VS Penerimaan Anak (Tips Parenting, Metode Mendidik Anak, Tips Keluarga, Keluarga Dan Anak, Anak dan Pendidikan)







Nada Bicara
VS
Penerimaan Anak

Mungkin kita pernah membaca atau mendengar beberapa artikel tentang parenting yang mengatakan bahwa kita, sebagai orang tua, harus menghindari kata “Jangan…” atau “Tidak boleh” pada saat melarang buah hati kita. Namun setelah saya pikir-pikir, sebenarnya tidak masalah menggunakan kata tersebut, asalkan dengan nada yang lembut dan penuh kasih sayang, lalu memberikan alasan mengapa sesuatu hal tersebut tidak boleh dilakukan. Misalnya, dengan lembut dan penuh kasih sayang seorang ibu melarang anaknya,”Jangan pulang malem-malem ya… Nanti kamu kecapean kalau mau belajar…. “. Bila perlu, gunakan expresi anda dengan senyuman dan disertai usapan atau elusan di bagian kepala, pundak, atau pipi. Saya yakin, buah hati anda tidak akan merasa sakit hati. Berbeda lagi bila kita mengatakan dengan nada kasar dan membentak, meski menggunakan kata-kata yang sama. Pasti buah hati kita menjadi terluka hatinya, bahkan bisa menangis. Saya akan memberikan ilustrasi yang lain.

Baca selengkapnya di SINI
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...